#top-social-profiles{height:42px;text-align:right}#top-social-profiles img{margin:0 6px 0 0px !important} #top-social-profiles img:hover{opacity:0.8} #top-social-profiles .widget-container{background:none;padding:0;border:0} .social-profiles-widget img{margin:0 6px 0 0} .social-profiles-widget img:hover{opacity:0.8}

Total Pageviews

Sunday, 24 August 2014

Memang Hanya Aku yang Terlalu Berharap

Terima kasih Tuhan...

Sungguh... Aku berterima kasih pada apapun yang telah menyadarkanmu akan kehadiranku.
Aku berterima kasih pada waktu yang memberiku kesempatan untuk bersamamu sesekali.
Aku berterima kasih pada suasana yang selalu berubah menjadi indah disaat aku bersamamu.
Aku berterima kasih padamu, iya dirimu.

Karena telah...
Membiarkanku merasakan bagaimana rasanya berada di sampingmu.
Membiarkanku merasakan indahnya bersamamu.
Membiarkan aku mencintaimu.
Membiarkan aku mengagumimu dalam sunyi.
Membiarkanku merasakan hangatnya senyum yang sesekali engkau berikan.

Walaupun...
Bukan aku yang kau inginkan.
Bukan aku yang selama ini ada.
Bukan aku "seseorang" itu.
Bukan aku yang kau cintai.
Bukan aku... iya, bukan aku.

Seringkali aku berpikir...
Kau merasakan apa yang aku rasakan.
Kau mencintai yang sedang mencintaimu disini.
Kau membiarkanku menjadi warna untuk menggantikan warna yang pernah hilang.
Kau membuka hatimu dan membiarkan aku mengisinya.

Ya, aku memang selalu berharap seperti itu.

Tapi kini kutahu...
Aku bukanlah dia.
Kau tidak merasakan apa yang aku rasakan.
Kau tidak mencintai yang sedang mencintaimu disini.
Kau tidak membiarkanku menjadi warna itu.
Kau tidak membuka ruang hatimu untukku.
Kau telah mempunyai gadis itu.
Your love,your heart,your life,your chagiya,your girlfriend,Yours.

Memang...
Memang aku yang salah telah mencintaimu, tapi aku tidak pernah menyesal ketika aku memutuskan bahwa apa yang aku rasakan padamu adalah cinta.
Memang aku yang salah karena terlalu berlebihan mengartikan semua sikapmu terhadapku.
Memang aku yang salah karena terlalu berharap dan mengharapkan cintamu.

Iya, memang hanya aku yang terlalu berharap.

Semoga aku dapat cepat melupakan,merelakan, dan mengikhlaskanmu untuknya.
Semoga kamu bahagia karena telah memilikinya.
Semoga dia bahagia karena telah memilikimu.
Semoga air mataku tak mengalir ketika kau selalu memperlihatkan bahwa kau telah menemukan permaisuri hatimu.
Semoga...Semoga...Semoga...


Thanks for everything bro.
Thanks for this tragic story (':
I know, I'm the girl you'll never be.



Love,
Yang terlalu mengharapkanmu. -C-