#top-social-profiles{height:42px;text-align:right}#top-social-profiles img{margin:0 6px 0 0px !important} #top-social-profiles img:hover{opacity:0.8} #top-social-profiles .widget-container{background:none;padding:0;border:0} .social-profiles-widget img{margin:0 6px 0 0} .social-profiles-widget img:hover{opacity:0.8}

Total Pageviews

Saturday, 27 December 2014

Kaleidoskop 2014 : Cahya Puteri Abdi Rabbi

Hi.... Long time no see everyone (:

Santai aja, kali ini aku cuma ingin kilas balik mengenai semua peristiwa selama 2014 ini. Key, Let's start!


JANUARI 2014
  Tidak banyak peristiwa penting di bulan pertama pada tahun 2014 ini, hanya 1 tanggal menurutku yaitu 12 Januari, tepat di tanggal ini adalah ulang tahun salah satu idolaku, Zayn Malik. Selebihnya aku hanya melewati hari-hari biasa seperti tahun-tahun sebelumnya.

FEBRUARI 2014
  Ini bulan paling istimewa dan yang paling kutunggu di setiap tahunnya. Aku berulang tahun pada bulan ini, tepat pada tanggal 11 Februari. Di ulang tahunku yang ke-16 ini adalah ulang tahun pertamaku di bangku SMA dan ulang tahun pertama yang kulalui ketika aku memiliki "pacar". Di bulan ini Ayahku juga berulang tahun tepat pada tanggal 28 Februari. Oiya, idolaku juga berulang tahun pada tanggal 1 Februari, Harry Styles. Selebihnya aku hanya melewati hari-hari biasa seperti tahun-tahun sebelumnya.

MARET 2014
  Di bulan ini tidak ada tanggal maupun peristiwa spesial, semua berjalan biasa saja seperti sebelumnya.

APRIL 2014
  Di bulan ini Ibuku berulang tahun pada tanggal 18 April. Di bulan ini juga hubunganku dengan yang selama ini kusebut sebagai "pacar" berakhir pada tanggal 12 April. Kujalani hari-hariku dengan lebih santai,bebas dan bahagia.

MEI 2014
  Adik keduaku berulang tahun pada bulan ini, tanggal 26 Mei.
  Di bulan ini pengumuman penting diumumkan. Saat itu kuingat aku sedang berada di ruang kelas sambil scroll down timeline twitterku. Sampai pada saat yang ditunggu, salah satu akun fanbase One Direction mengumumkan bahwa pada tanggal 25 Maret 2015 One Direction akan mengadakan konser di Jakarta. Penjualan tiket akan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei di Mall Kota Kasablanka, pulang kerumah aku langsung mengutarakan niatku pada kedua orang tuaku untuk menonton konser nanti, dan Alhamdulillah mereka menyetujui dan memperbolehkan.
  Pada tanggal 31 Mei 2014 aku berangkat bersama temanku. Kami berangkat pukul 4 pagi dan aku rela mengantri demi selembar tiket sampai pada akhirnya dibubarkan polisi karena beberapa masalah promotor dengan pihak kepolisian. Baca lengkapnya di https://www.facebook.com/cahyaputeri/posts/848589668504119

JUNI 2014
  Di bulan ini aku mencoba peruntunganku untuk membeli tiket konser One Direction pada tanggal 02 Juni secara online, tepat pada saat itu aku sedang melaksanakan ujian kenaikan kelasku. Aku menyerahkan urusan pembelian tiket kepada om-ku. Was-was menunggu hasil, akhirnya aku berhasil mendapatkan tiket untuk menonton konser pada Maret 2015 nanti.
  Tanggal 08 Juni adik pertama dan "mantan pacarku" berulang tahun. well, aku masih mengingat bahwa itu tanggal ulang tahun ex boyfriendku.
  Tanggal 17 Juni aku dikejutkan dengan berita kecelakaan dari salah satu sekolah di daerah Cengkareng yang memakan 8 korban jiwa, turut berduka atas kejadian tersebut. Namun dibalik duka itu, aku diperkenalkan dengan tetanggaku selama 3 tahun terakhir ini, tetanggaku ini baru menyadari bahwa aku adalah tetangganya selama 3 tahun terakhir, padahal aku sudah mengetahuinya lebih dulu, jauh sebelum dia mengenaliku sebagai tetangganya. Disinilah kedekatanku dengannya dimulai.
  Di bulan ini juga, pada tanggal 26 Juni 2014, pertemuan pertamaku dengannya dengan status kami yang "saling mengenal". Oculus adalah film pertama yang aku tonton dengannya. Mengawali kedekatanku dengannya.

JULI 2014
  Pada tanggal 01 Juli aku kembali pergi ke bioskop dengannya, kali ini Transformer yang menjadi pilihan kami setelah sebelumnya kami merencanakan untuk pergi ke taman wisata alam mangrove. Tak dapat kupungkiri betapa senangnya aku ketika malam ini dia mengajakku untuk pergi ke mangrove, namun gagal.
  Tanggal 23 Juli adalah hari ulang tahun One Direction, suatu peristiwa dan tanggal penting bagiku.Oh I love One Direction so damn much! xx
  Pada tanggal 29 Juli aku menonton film Hijrah Cinta bersama sepupu kesayanganku. Salah satu teman menonton bioskopku.
  Pada tanggal 30 Juli aku pergi ke Mall Balekota untuk menonton film Kamar 207. Hey, kami memang hobi menonton film,Jadi jangan heran jika kaleidoskop kali ini dipenuhi dengan penjelajahanku bersamanya di bioskop. Tapi tunggu, kami? Mungkin hanya aku yang hobi.
  Tanggal 31 Juli akhirnya keinginan lamaku terwujud, aku pergi ke taman wisata mangrove bersamanya. Thanks to you, karena sudah ingin menemaniku waktu itu.

AGUSTUS 2014
Di bulan ini juga banyak kejadian istimewa. Mari kujabarkan satu persatu.
  Tanggal 9 Agustus aku pergi membeli Ice Cream dengannya, By the way, Aku Ice Cream lovers loh. Kurasa dia juga. Coba kau tanyakan?
  Tanggal 10 Agustus aku pergi melaksanakan rutinitasku setiap minggu, Car Free Day, tapi kali ini aku tidak pergi sendiri, lagi-lagi ditemaninya.
  Tanggal 19 Agustus aku kembali menjamah bioskop untuk menonton film The Expendables 3, Kali ini aku nekat, aku dan dia -teralu aneh jika menyebutnya dengan kami/kita- memilih jam film 20.00 WIB, kalian tahu film itu selesai jam berapa? 22.00 WIB dan aku tiba dirumah pukul 23.00 WIB, habislah aku dengan semua omelan ibuku, bahkan aku lupa jika keesokan harinya aku harus seminar di puncak selama 2 hari dan belum mempersiapkan apapun.
  Tanggal 22 Agustus aku menonton film Hantu Pohon Boneka dengan sahabat sekaligus teman sebangkuku.
  Tanggal 23 Agustus aku dan dia kembali menjalani hobi yaitu menonton film. Kali ini Taman Langsat Mayestik dan Guradians of the Galaxy yang menjadi pilihan aku dan dia. Movie Marathon, you know?
  Tanggal 29 Agustus adalah hari ulang tahun Daddy Liam Payne.

SEPTEMBER 2014
  Tanggal 13 September adalah hari ulang tahun si baby Ireland Niall Horan.
  Tanggal 17 September aku dan dia peringati sebagai "Hari kenalnya kita", "Hari pertemanan" kalau untuk orang pacaran ini yang biasa dinamakan "Mensive atau Anniversary." Aku dan dia menonton film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Extended dengan durasi 169 menit. Well, pegal yang kurasa dapat terbayar dengan adanya dia disampingku. What the?-_-
  Tanggal 20 September aku dan dia pergi ke bioskop lagi kali ini untuk menonton film 13, film yang seharusnya untuk umur 22 tahun ke atas tapi aku dan dia dengan mudahnya lolos untuk menonton film tersebut, sebutlah aku dan dia anak nakal karena melanggar perundang-undangan bioskop. Ngaco. Mana ada perundang-undangan bioskop?-_- 
  Tanggal 28 September aku dan dia menonton film, kali ini The Maze Runner yang menjadi pilihan. Jika kalian bertanya apakah aku dan dia tidak bosan selalu ke bioskop? Jawabanku tidak. Tapi gatau deh kalo dia.

OKTOBER 2014
  Tanggal 03 Oktober aku menonton film Haji Backpacker lagi-lagi dengan sahabat sekaligus teman sebangkuku, dia memiliki hobi menonton film karena tertular dariku, I guess.
  Tanggal 08 Oktober aku menemaninya untuk membeli kue sebagai hadiah memperingati ulang tahun pernikahan orang tuanya. Kalian tahu? Aku saat itu baru saja pulang dari seminar di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, dengan membuang rasa lelah yang hinggap, aku menemaninya malam itu setelah diizinkan pergi oleh orang tuaku.
  Tanggal 18 Oktober aku dan dia menonton film bergenre horror  yang menurutku menjadi film terlaris dan paing banyak diminati yaitu Annabelle dan kali ini aku dan dia mengulang Movie Marathon, sebelum menonton Annabelle kami menonton Tiga Nafas Likas terlebih dahulu.
  Tanggal 31 Oktober aku lagi-lagi mendatangi bioskop untuk menjalankan hobiku, film kali ini adalah 99 Cahaya di Langit Eropa Final Edition. Bukan, film ini tidak ku tonton bersamanya, tapi dengan 2 teman sekelasku.

NOVEMBER 2014
  Tanggal 01 November aku menyaksikan film Tak Kemal Maka Tak Sayang bersama teman satu kegiatan ekstarkulikulerku.
  Tanggal 02 November aku memberanikan diri untuk mengajaknya menonton fim FURY, kebetulan dia mengingkan hal yang sama, Well thanks God! Tapi, kurasa berbeda dengan menonton film-film sebelumnya, seperti diantara kami tidak saling mengenal. Aku sih merasa begitu. Dan benar saja, FURY dan tanggal 02 November 2014 adalah menjadi hari terakhir aku dan dia mengahabiskan waktu bersama, I mean quality time. Tidak ada yang menarik lagi setelah itu. Aku merasa.... hampa? Entahlah.
  Tanggal 03 November aku mengunjungi bioskop lagi dengan teman satu ekskulku, kali ini film OUIJA yang menjadi pilihan.
  Tanggal 21 November adalah tanggal bersejarah juga untukku, karena grup teaterku, Nona Tetra menampilkan lakon kami yaitu, CIPOA dalam rangka Festival Teater Pelajar Jakarta ke-13.
  Tanggal 22 November aku memutuskan untuk mendapatkan hak Me Time ku, aku pergi ke bioskop lagi untuk menghilangkan kejenuhanku dan menonton film yang sudah aku tunggu-tunggu yaitu INTERSTELLAR, film Sci-Fi yang menyajikan visualisasi mengenai luar angkasa yang menakjubkan. 10 jempol untuk film ini!
  Tanggal 23 November adalah hari kedua di sesi Me Time ku, aku kembali mengunjungi bioskop untuk menonton film yang ramai diperbincangkan juga, The Hunger Games : Mockingjay Part 1

DESEMBER 2014
  Member favoriteku di One Direction berulang tahun pada tanggal 24 Desember. Louis Tomlinson, he's 23rd now.
  Pendekar Tongkat Emas, Ini adalah quality time pertamaku di bioskop bersama keluarga. Biasanya aku pergi sendiri atau bersamanya. Ya,kalian tahu siapa yang aku maksud dengan nya.
Tanggal 25 Desember aku dan keluargaku pergi menonton film

Itu kaleidoskopku atau kilas balik semua peristiwa penting sepanjang tahun 2014 ini, aku memang pecinta film dan jika ada kesempatan satu-satunya tempat yang kutuju adalah bioskop. Di tahun ini aku juga senang dapat mengenal orang yang saat ini masih berarti dan namanya belum hilang dari daftar orang tercintaku. Tahun ini aku juga berterimakasih karena grup teaterku meraih gelar sebagai Grup Terbaik ke II dan Artistik Terbaik dalam Festival. Tahun ini juga aku dan keluargaku mendapatkan quality time yang jarang kami dapatkan di waktu waktu sebelumnya. Terimakasih Tuhan... Atas semua anugerahmu di tahun 2014 ini, semoga selalu ada hari-hari bahagia lain di tahun selanjutnya. Thanks to 2014 and welcome 2015!!!



** Hope y'all not boring kalau baca post kali ini, kalian bisa berbagi kaleidoskop kalian dan akan aku post as Friends Caleidoscope. Bisa kalian share via email di cahyaputeri11@gmail.com atau via Facebook : Cahya Puteri A R . Bagi ceritamu disini, bagi pengalaman terbaikmu disini. HAPPY NEW YEAR 2015!  HAVE A GREAT LIFE IN THE NEXT YEAR! GOD BLESS YOU ALL!! LOVE YOU GUYS<3 **





Tuesday, 11 November 2014

Dengan siapa aku berbicara tentangmu?

Dalam sunyi....
Ku pejamkan mataku
Ku bayangkan dirimu
Ku lihat senyummu
Sungguh, Indahnya dirimu...

Dalam hening....
Ku pejamkan mataku
Ku bayangkan dirimu
Ku dengar suaramu
Sungguh, Indahnya dirimu...

Dalam malam....
Ku pejamkan mataku
Ku bayangkan dirimu
Ku lihat kamu bersenda gurau dengan seseorang disebrang sana, yang hanya dapat kau dengar suaranya.
Apakah itu aku? Kuharap itu aku.

Dalam hangatnya sinar mentari....
Ku pejamkan--- Tidak, cukup untuk melihatmu yang hanya ada dalam bayangan.
Cukup untuk melihat semua tentangmu yang hanya ada dalam angan.

Dalam rindu, aku mencoba bertahan.
Dalam cinta, aku coba bertahan dan mempertahankan.
Apa yang aku pertahankan? Rasa.

Rasa? 
Iya rasa.
Cinta? 
Iya cinta.
Untuk siapa?  
Untuknya.
Dia?  
Iya, dia yang selama ini ada. Yang kusebut sebagai....
Sebagai apa?  
Mr. Friedrice
Tapi.... Apakah?
Iya aku tahu.
Tetapkah kamu bertahan? 
Iya.
Bagaimana dengan hatimu? 
Akan baik-baik saja.
Bagaimana dengan dirinya? 
Kuharap dirinya sama sepertiku.
Sama?
Iya, memiliki rasa yang sama,melakukan hal yang sama,merindukan---
Pernahkah kamu dirindukan? 
Kuharap pernah. Atau mungkin memang pernah.
Apa kau hanya bisa berharap?  
Memang hanya itu yang bisa aku lakukan.
Bertindak?  
Bertindak apa? Memaksanya untuk merindukanku juga? Memaksanya untuk mencintaiku juga? Tidak bisa.
Kenapa?  
Cinta tidak akan pernah bisa dipaksakan. Cinta datang karena terbiasa.
Bagaimana kalau dia tidak pernah terbiasa?  
Jangan tanya aku.
Mengapa? 
Karena aku tidak tahu.
Cari tahu? 
Tidak.
Kenapa?  
Itu akan mengganggunya.
Apakah dia akan tetap terganggu jika yang bertanya itu kamu?
Mungkin saja.
Bukankah kamu orang yang dicintainya?
Cukup.
Kenapa?
Aku ingin---
Mundur?
Tidak.
Lalu?
Aku ingin melanjutkan melihatnya dalam bayangan.
Lihat langsung?
Sulit.
Kenapa?
Dia jauh.
Jauh?
Iya.
Bukankah hanya beberapa langkah?
Itu rumahnya, bukan dirinya.
Jadi dirinya jauh?
Tidak juga.
Lalu apa?
Sulit menemukan waktu untuk bertemu.
Kenapa?
Dia sibuk.
Dengan yang lain?
Bukan.
Lalu?
Dengan sekolahnya,mungkin.
Kau ragu?
Tidak.
Kau mencintainya?
Iya, tentu.
Amat sangat mencintainya?
Iya.
Kenapa?
Aku tidak punya alasan mengapa aku mencintainya.
Kenapa?
Karena jika aku masih memiliki alasan dalam mencintai, maka yang aku rasakan bukanlah cinta.
Lalu apa?
Kalkulasi, ketertarikan sesaat.
Jadi, kau akan terus menunggunya?
Iya.
Apa yang kau tunggu?
Sesuatu yang tak perlu kau tahu. 
Jadi dia tidak tahu bahwa kau menunggunya?
Kuharap tahu.
Lagi-lagi berharap. Tidak bosan?
Mengapa harus bosan?
Baiklah kalau begitu. Kau memang sulit ditebak jika sudah cinta.
Itulah aku.
Tetaplah bertahan, walaupun akan berujung---
Tidak akan ada ujungnya.
Benarkah?
Iya. Penantianku tidak akan berujung, begitupun dengan cintaku.
Kuharap ia sama sepertimu.
Kau berharap juga?
Iya. Karena aku adalah kamu.
Sudah kuduga.


Entah dengan siapa aku berbicara, topiknya memang hanya kamu. Terimakasih telah memenuhi hati dan pikiranku. Aku mencintaimu.



 

Friday, 3 October 2014

Surat Rinduku

Untukmu yang berjarak tak terlalu jauh dariku...

Masih sering ku pejamkan mata disaat hati ini meronta menyebut namamu. Aku menyukai apa yang kulihat pada saat aku memejamkan mataku, semua seperti film yang terputar dengan sendirinya, gambaran-gambaran ketika aku bersamamu tervisualisasi begitu jelas.

Pertama kali kita bertegur sapa sebagai dua orang yang saling mengenal setelah sekian lama aku tahu dirimu tanpa dirimu yang mengetahuiku. Aku masih ingat apa yang kau kenakan pada saat itu. Tahukah kamu? Aku merindukan saat-saat itu...

Memori demi memori , gambaran demi gambaran terlukis jelas tanpa ada yang terlewat. Sungguh, aku merindukan itu semua...

Pertama kali aku mendengar suaramu melalui sambungan telepon, aku tak henti menyunggingkan senyum walaupun aku tahu kau tak melihatku tersenyum.

Disaat aku berada di dekatmu dan saat aku berada disampingmu, jantungku tak pernah berhenti berdetak lebih cepat, darahku dapat kurasa berdesir hebat. Ketahuilah, aku mengalami puncak euforia pada saat itu.

Kuperdalam penglihatanku pada saat terpejam, kulihat diriku sedang berkirim pesan ria denganmu. Masih kuingat, pesan singkat yang kau kirimkan dapat membuat hatiku meletup kesenangan layaknya popcorn yang baru matang. Lagi-lagi, bibirku tak henti mengukir senyum. Aku merindukannya...

Sekarang, hatiku penuh dengan tanya. Pertanyaan yang akan membuatku menitikkan air mata jika kuketahui jawabannya.
Masihkah ada aku?
Masihkah kau mengenalku?
Masihkah rasa itu sama seperti yang terakhir kali kuketahui?
Masihkah aku pantas untuk mengharapkanmu?

Surat rindu ini aku tuliskan bukan hanya untuk menunjukkan seberapa besar ku merindumu, tapi juga untuk mengetuk hatimu bahwa disini ada aku yang tak henti memikirkan,merindu dan mencintaimu.

Surat rindu ini bukan hanya sebuah tulisan yang aku publikasikan, ini perwakilan dari semua yang terpendam dan terkubur indah dihatiku selama ini.

Aku merindukanmu, merindukan suaramu, merindukan senyummu, merindukan keramahanmu, merindukan apapun tentangmu, AKU MERINDUKANMU...

Terabaikannya aku, terlupakannya aku bukanlah suatu hal yang dapat membuatku menyerah pada perjalanan rasa ini.

     Tapi, aku mengerti dan mengetahui bahwa semua yang tengah berlangsung kini adalah cobaan dan ujian untuk diriku dan keteguhan hatiku dalam meperjuangkan cinta.
          Salahkah aku, jika aku menjadi seorang pejuang cinta?
Kurasa tidak ada salahnya.

Ketahuilah, aku tidak akan pernah berhenti mencintaimu, aku tidak akan pernah berhenti berjuang untuk rasa yang selama ini aku simpan, aku persembahkan hanya untukmu.

Untukmu yang aku rindu,
   Lihat ku disini, begitu letih rasanya aku menahan rindu tak terbalas ini.
  Coba lihat aku sebentar saja. Perlihatkan senyummu untukku sekali saja. Sungguh aku merindukanmu. 
Izinkan aku memanggilmu dengan sebutan yang selama ini aku gunakan untuk memanggilmu.
Izinkan aku memiliki dan merasakan moment indah bersamamu lagi.
Izinkan aku mendengar suara,tawa dan candamu.
Izinkan aku menerima pesan singkatmu yang menunjukkan bahwa kau peduli dan mengingatku.
Izinkan aku merasakan kita yang dulu, kita yang tak berjauhan, kita yang masih bertukar senyum, kita yang masih saling bersenda gurau, kita yang masih saling mengingat.

Aku rindu saat kau bernyanyi.
Aku rindu saat kau bercerita menjelang waktu tidurku.
Aku rindu semuanya.
AKU RINDU KAMU...

Selama aku... Masih bisa bernafas... Masih sanggup berjalan...Ku kan selalu memujamu...
Dengar laraku... Suara hati ini memanggil namamu... Karena separuh aku... Dirimu...



DENGARKAN AKU... KU MERINDUKANMU......



Love,
Yang merindukanmu...

-C-






Thursday, 25 September 2014

Waktu

Bagaimana jika jawaban dari sebuah pertanyaan diserahkan pada waktu?
Bagaimana jika waktu tak mampu menjawab?
Bagaimana jika penantianku akan jawaban terabaikan oleh waktu?

Apa tidak ada hal lain yang dapat menjawab?
Apa semua orang akan menjawab, "Biar waktu yang menjawab" pada setiap pertanyaan yang aku ajukan?
Apa tidak bisa pertanyaan ini terjawab langsung tanpa harus menunggu waktu?

Bagaimana jika aku bertanya pada langit? Akankah terjawab?
Bagaimana jika aku bertanya pada bulan dan bintang? Akankah terjawab?
Bagaimana jika aku bertanya pada ombak, angin dan rerumputan? Akankah terjawab?

Apakah kalian bertanya tentang pertanyaanku?
Apakah kalian bingung tentang apa yang sebenarnya aku pertanyakan?
Apakah kalian dapat menerka apa isi pertanyaanku?

Jika kalian bertanya apa pertanyaanku, maka.........
                   


Biarlah waktu yang menjawab....




Wednesday, 10 September 2014

Cinta Dalam Hati

Bukan, ini bukan lirik untuk sebuah lagu. Ini juga bukan bait untuk sebuah puisi. Ini hanya ungkapan perasaan, luapan dari sebuah rasa yang tak kunjung terbalas.

Aku tahu, cinta memang tak seharusnya menuntut balas, cinta memang seharusnya tak mengharapkan dicintai balik sebagai imbalan, cinta memang hanya mengutamakan ketulusan dan tak diperkenankan menuntut balas?

Tapi... Dapatkah kau lihat diriku? Lihat ketulusanku? Lihat bagaimana aku mencintaimu?
Tak tergerakah hatimu untuk memberikan sebuah kesempatan untukku mencurahkan semua cinta yang ada?
Apakah tidak ada?

Mungkin sudah seharusnya sejak dulu aku sadari,
Cinta yang ada hanyalah sia-sia...
Cinta yang ku berikan memanglah tak ada arti...
Cinta ini tak layak untuk kau sambut...
Tak layak untuk kau balas...
Tak layak untuk merasakan hangatnya cintamu...

Namun, biarkanlah aku mengagumi dalam sunyi.
Biarkan aku mencintaimu dalam diam.
Biarkan aku tetap menunggu hatimu menyambut diriku walau kurasa tak mungkin.

Sungguh, mencintaimu adalah bahagia untukku walau mungkin menjadi sebuah petaka bagimu.
Tak apa jika aku dan perasaan ini diabaikan, tak apa jika kau tak pernah bersedia memberikanku sedikit ruang untuk mengisi relung hatimu. Sungguh, tak apa kurasa.

Melihatmu tersenyum walau bukan untukku.
Melihatmu tertawa walau bukan karenaku.
Melihat semua hasil tarian jari jemarimu diatas keyboard yang kau publikasikan walau bukan ditujukan untukku.
Melihatmu bahagia bersamanya.
Aku bahagia melihat itu semua, sungguh bahagia.
Aku bahagia karena cinta yang kurasa untukmu menguasai diriku saat ini, walau hanya cinta terpendam, cinta dalam hati.





Wednesday, 3 September 2014

Ketika Cinta Datang

Ketika Cinta Datang...
Cinta...
Ketika semua yang tenang menjadi bergejolak
Ketika semua kesedihan tergantikan oleh senyum keindahan
Ketika hati meronta ingin mengetahui bagaimana kelanjutan akan rasa yang disebut cinta itu kelak


Ketika Cinta Datang...
Ketika semua yang dilakukan tak lagi berdasarkan logika
Ketika emosi cinta yang meluap kian menguasai diri
Ketika padang pasir yang gersang berubah menjadi taman bunga dengan wangi semerbak
Menciptakan keindahan, walau sesaat...


Ketika Cinta Datang...
Ketika hadirnya mampu menghilangkan senduku
Ketika hadirnya mampu memberikan warna di hidupku
Ketika hadirnya mampu menghapus semua kelabu di hatiku


Ketika Cinta Datang...
Hati tak pernah berhenti bergejolak
Emosi cinta tak pernah berhenti meluap
Harapan tak pernah berhenti terucap agar rasa tak bertepuk sebelah tangan


Ketika Cinta Datang...
Saat dalam setiap doa kusebut namamu
Saat dalam mimpi kutemukan dirimu
Saat dalam sepi kurasakan hadirmu menyapaku


Aku tidak pernah mengerti apa arti cinta sesungguhnya...
Tapi...
Ketika kurasa cinta itu datang
Semua terasa indah
Dirimu...  Cinta....


Sunday, 24 August 2014

Memang Hanya Aku yang Terlalu Berharap

Terima kasih Tuhan...

Sungguh... Aku berterima kasih pada apapun yang telah menyadarkanmu akan kehadiranku.
Aku berterima kasih pada waktu yang memberiku kesempatan untuk bersamamu sesekali.
Aku berterima kasih pada suasana yang selalu berubah menjadi indah disaat aku bersamamu.
Aku berterima kasih padamu, iya dirimu.

Karena telah...
Membiarkanku merasakan bagaimana rasanya berada di sampingmu.
Membiarkanku merasakan indahnya bersamamu.
Membiarkan aku mencintaimu.
Membiarkan aku mengagumimu dalam sunyi.
Membiarkanku merasakan hangatnya senyum yang sesekali engkau berikan.

Walaupun...
Bukan aku yang kau inginkan.
Bukan aku yang selama ini ada.
Bukan aku "seseorang" itu.
Bukan aku yang kau cintai.
Bukan aku... iya, bukan aku.

Seringkali aku berpikir...
Kau merasakan apa yang aku rasakan.
Kau mencintai yang sedang mencintaimu disini.
Kau membiarkanku menjadi warna untuk menggantikan warna yang pernah hilang.
Kau membuka hatimu dan membiarkan aku mengisinya.

Ya, aku memang selalu berharap seperti itu.

Tapi kini kutahu...
Aku bukanlah dia.
Kau tidak merasakan apa yang aku rasakan.
Kau tidak mencintai yang sedang mencintaimu disini.
Kau tidak membiarkanku menjadi warna itu.
Kau tidak membuka ruang hatimu untukku.
Kau telah mempunyai gadis itu.
Your love,your heart,your life,your chagiya,your girlfriend,Yours.

Memang...
Memang aku yang salah telah mencintaimu, tapi aku tidak pernah menyesal ketika aku memutuskan bahwa apa yang aku rasakan padamu adalah cinta.
Memang aku yang salah karena terlalu berlebihan mengartikan semua sikapmu terhadapku.
Memang aku yang salah karena terlalu berharap dan mengharapkan cintamu.

Iya, memang hanya aku yang terlalu berharap.

Semoga aku dapat cepat melupakan,merelakan, dan mengikhlaskanmu untuknya.
Semoga kamu bahagia karena telah memilikinya.
Semoga dia bahagia karena telah memilikimu.
Semoga air mataku tak mengalir ketika kau selalu memperlihatkan bahwa kau telah menemukan permaisuri hatimu.
Semoga...Semoga...Semoga...


Thanks for everything bro.
Thanks for this tragic story (':
I know, I'm the girl you'll never be.



Love,
Yang terlalu mengharapkanmu. -C-




Friday, 27 June 2014

Segitiga

Bukan, ini bukan soal Segitiga Illuminati. Ini tentang Segitiga Hati.

Entahlah... Aku tak menaruh niat apa-apa ketika mulai meletakkan jari-jariku diatas keyboard untuk menuliskan apa yang aku rasa saat ini. Aku hanya ingin mencurahkan apa yang saat ini ada di hatiku, lebih tepatnya yang saat ini berlangsung dalam kehidupanku.

Sebuah Segitiga jelas terpampang setiap kali aku berhadapan dengan dua orang yang sama-sama berarti dalam hidupku. Temanku dan Seorang laki-laki impianku.

Pernahkah kalian dihadapkan pada dua pilihan seperti yang aku rasakan saat ini?
Dilema untuk memilih antara teman dan laki-laki impian. Mana yang akan kau perjuangkan? Mana yang akan kau pilih pada akhirnya?

Aku memang tidak pernah tahu pasti bagaimana perasaan laki-laki itu terhadapku, hanya saja aku ingin berjuang agar aku mendapatkan sedikit perhatian darinya. Tapi yang aku lihat saat ini adalah Dia jauh lebih dekat dengan temanku daripada denganku.

Padahal.....

Akulah yang lebih dulu mengenalnya.
Akulah yang lebih dulu menyukainya.
Akulah yang lebih dulu menginginkannya.
Akulah yang mengenalkannya pada temanku.

Dapatkah aku bertindak menuruti egoku untuk tetap berjuang dan memilih laki-laki itu ketimbang temanku?
Aku rasa aku dapat menurutinya.  Namun, apakah setelah itu aku akan mendapatkan predikat sebagai teman terjahat karena tidak menghargai perasaan teman sendiri yang juga mempunyai ketertarikan dengan laki-laki itu.

Tidak! Aku tidak boleh menuruti egoku sendiri. Aku harus tetap mengedepankan perasaan temanku.

Tapi bagaimana dengan perasaanku? Aku juga ingin memilikinya, aku juga ingin merasakan kasih sayangnya.

Lantas, apa yang harus aku lakukan?
Membiarkan dia bahagia walau tidak denganku atau memperjuangkannya dan membuat dia bahagia bersamaku?

Friday, 30 May 2014

Just shut up if you don't know about something

Hi! Kalian pasti punya idola dong ya? Sama gue juga. Gue lope sampe mentok sama One Direction a.k.a Directioners. Ada yang sama kaya gue? Yeay highfive!!

Nah kalian pasti pernah ngalamin yang namanya di judge abis abisan sama temen temen yang gasuka sama idola kita, kalian juga pasti pernah ngalamin idola kalian diterpa kabar ga bagus trus temen temen kalian tahu dan itu semua dibahas terus menerus sekaligus ngejelekin idola kita. Itu juga yang gue rasain.

Sebenernya ini bukan curhat-_- ini cuma "berbagi pengalaman"

Well.. something yang gue maksud di judul itu adalah Idola kita, siapapun itu. Tapi karna disini gue directioners, jadi spesifik kepada One Direction. Nah post ini sih lebih ditujukan kepada manusia manusia yang pandai bicara (re : judge) soal idola orang orang yang sama sekali mereka gatau asal usul hidupnya dan kebenaran berbagai gosipnya yang beredar di media massa.

Oke let's start!

First. Banyak temen gue yang gasuka sama 1D terutama Zayn Malik dan selalu deh mereka bilang "Zayn islam kan? Kok banyak tattonya? Haha islam ktp"
Omg hellowwww~ Zayn itu beda kehidupannya sama kita, beda disini adalah kebudayaan dan gaya hidup. Ya emang dalam islam tatto itu dilarang, tapi seengganya Zayn masih menjalankan kewajibannya sebagai muslim. Kalian gatau kan kalo Zayn itu tetep puasa walaupun lagi konser? Kalian gatau kan kalo Zayn itu suka ngisi waktu luang dengan baca Al-Qur'an? Kalian gatau kan kalo Zayn itu ikut X-Factor dan terjun di dunia hiburan itu untuk ngebuktiin sama dunia kalo islam itu berbakat dan bisa mendunia,dan yang terpenting bukan teroris! Itu yang Zayn lakuin dan kalian para haters tetep ngejudge asal seorang Zayn Malik? Huft..

Second. Banyak banget yang ngejudge 1D karna love life mereka yang terexpose. Dan para haters pun berkata, "Ciuman di depan kamera gitu, emang ga malu apa?"
Yaelahhhhhh... mereka ada di Eropa men, hampir semua couple disana itu menganggap hal kaya gitu adalah sesuatu yang wajar. Sekali lagi ya, BUDAYA BARAT ITU BEDA SAMA BUDAYA TIMUR! Sekarang di Indonesia aja banyak yang begitu. Jadi.. sebelum ngejudge itu coba liat sekeliling kita dulu hehe...

Third. Banyak yang bilang 1D itu gay.
Please banget kali... mereka semua normal guys. Mereka punya girlfriend nya masing-masing. Bahkan Zayn udah enganged dan sebentar lagi nikah. Walaupun Harry dan Niall masih jomblo sama kaya gue :') tapi mereka juga pernah deket sama cewe cewe cantik nan bohay diluar sana. Harry Niall juga pernah pacaran kali.. dan itu juga sama cewe. Sekali lagi ya, They're not gay!

Fourth. Para judger juga berkata 1D hanya mencari kepopuleran.
Dihhh... Mereka suka ngadain charity concert dan Louis juga main di Doncaster Rovers juga untuk amal. Niall juga baru baru ini main bola untuk amal. Itu yang lu bilang cuma nyari tenar?  Haha salah besar kalian semua.

Fifth. Yang lagi seger banget beritanya.  Tentang Zouis yang "katanya" ngeganja-,-
Yaampunnnn.... mereka itu cuma ngerokok dan itu bukan ganja. Kejadian mereka ngerokok itu udah sebulan yang lalu. Dan kalo mereka ngeganja mereka ga bakalan seger kaya sekarang ini. Fyi, seorang pengguna marijuana itu 3 minggu setelah pemakaian bakal ada gangguan di diri mereka. Tapi Zouis? Mereka sehat sehat aja men! Padahal udah 4 minggu yang lalu. So... mereka ga ngeganja ya!

Jadi,buat kalian semua yang ga tahu menahu tentang 1D, jangan ngejudge gitu. Gue yakin kalian juga punya idola dan gaakan pernah rela kalo idolanya di bilang yang engga engga. Jadi we must respect each other :)
Dan untuk para Directioners, kita harus sabar mengahadapi judger judger itu, They just don't know about us girls ;)

#nohate #justrespect #thankyou

Btw, siapa yang besok beli tiket OTRA?? Kita meet up disana ya ;)
Bye~~

Wednesday, 21 May 2014

Moving On

Tiada kusangka... Tak ada tangis saat kau pergi begitu saja...

Mustahil memang jika tak ada rentetan air mata yang turun ketika seseorang baru lepas dari orang yang dicintainya.
Mustahil memang jika seseorang tidak sakit hati dan meratapi seseorang yang dicintai pergi dari sisi,hati dan hidupnya. Bukan, bukan pergi untuk selamanya, tetapi pergi karena ada yang lebih menarik hatinya.
Mustahil memang bagi seorang wanita untuk dapat merelakan sosok pria yang selalu menemaninya.
Hmm.. Semua memang terlihat mustahil.

Tapi...
Mengapa tidak denganku?
Aku memang tak meneteskan sedikitpun air mata ketika kau memutuskan untuk pergi begitu saja.
Aku juga dapat dengan mudah merelakanmu untuk pergi dariku dan bahagia dengan yang lain.
Bahkan, Aku dapat menghirup udara bebas setelah sekian lama tak dapat berkutik bagaikan burung didalam sangkar ketika aku masih bersama denganmu.
Yes, I'm free like a bird now.

Mungkin pernah ku menangis...

Aku memang pernah menangis---bahkan sering--- saat aku masih bersama denganmu. Tak jarang otakku berputar mencari jawaban atas pertanyaanku sendiri, "Mengapa kau hobi melihat dan membuatku menangis?"

Mungkin diriku pernah tersakiti...

Selain menangis, tak jarang juga aku merasakan sakit hati yang amat sangat karena tingkah lakumu. Otakku kembali berputar untuk mencari jawaban atas pertanyaanku (lagi), "Mengapa kau senang sekali membuatku sakit hati?"

Terimakasih kau tlah mendua...

Ah! Ternyata selama ini kau tidak memberikan sepenuh hatimu padaku. Hatimu terbagi dua--bahkan tiga--. Tapi... Aku tak dapat berbuat apa-apa, bertahan adalah sesuatu yang percuma. Aku hanya berterimakasih atas semua Sandiwara Cinta yang kau berikan, ternyata aktingmu lebih baik dari pemain-pemain teater sekolah. Aku bahkan tetap terbuai oleh bujuk rayumu.
Terimakasih kamu... Terimakasih telah mendua...
Hey! Read my sarcasm tone ;)

Namun kini ku kembali... Coba nikmati indahnya dunia...

Aku bukanlah tipe wanita yang terpuruk terlalu lama, memang jika aku menghadapi situasi yang sulit akan banyak jalan pintas yang aku ambil untuk sekedar melepas beban dari semua kekalutanku karenamu.

Tapi kini ku kembali, membuang semua kenangan buruk dan kesedihanku, menyesali setiap tetes air mata yang keluar hanya untukmu.

Tiada lagi bayangan dirimu... Yang slalu mencoba menahanku...

Seperti yang sebelumnya aku katakan, I'm free like a bird. Yap! Sekarang aku bebas untuk melakukan apapun semauku tanpa harus takut ada yang cemburu atau menghalangi. Lain halnya ketika aku masih bersamamu, Ah aku seperti tak bisa berkutik saat ingin melakukan sesuatu. Berpikir terlebih dahulu apakah kamu menyukai apa yang aku sukai? Apakah kamu menyukai apa yang aku lakukan? Apakah kamu tidak cemburu ketika aku lebih memilih hangout dengan teman-temanku?

Cause I'm moving on...

Move on? Sulit memang. Tapi jika ada kemauan untuk lepas dari keterpurukan, move on adalah suatu hal yang mudah. Terpuruk hanya karna seseorang yang tidak lagi menyayangimu, terpuruk hanya karna seseorang yang tidak lagi menaruh perhatiannya padamu, terpuruk hanya karna orang yang telah menyia-nyiakan kasih sayangmu, mengabaikan semua orang yang peduli padamu dan tetap menyendiri meratapi nasib yang ditinggal kekasih.Masih banyak hal yang lebih baik..
Apa pernah terpikir ia juga melakukan hal yang sama sepertimu ketika hubungan kalian berakhir? Aku rasa tidak.

Life must go on.. And I'm moving on ;)

Friday, 2 May 2014

Wrong Feeling

Apa yang kurasa kini semua salah?


Dulu... Aku hanya memberikanmu tatapan tanpa arti.
Dulu... Aku hanya menganggapmu sebagai kakak untukku.
Dulu... Tidak ada situasi dimana jantungku ingin melompat keluar ketika menatapmu.
Dulu... Senyumku hanya senyum biasa dan sama seperti senyum yang aku berikan kepada yang lain.
Dulu..... Ah semua itu dulu!


Kini... Tatapanku penuh arti kepadamu.
Kini... Aku menginginkan kamu bukan sekedar kakak untukku.
Kini... Jantungku selalu ingin melompat keluar ketika pandangan mataku tak sengaja bertemu dengan pandangan matamu.
Kini... Senyumku jauh lebih tulus kepadamu daripada senyum yang aku berikan kepada yang lain.
Kini... Seperti ada ribuan kupu-kupu yang menghinggapi perutku ketika tak sengaja bersentuhan denganmu.
Kini... Aku memiliki rasa yang lebih dari sekedar rasa.

Menyukainya? Tidak. Lebih dari itu.
Menyayanginya? Tidak. Lebih dari itu.
Mencintainya? Emm... entah..

Tapi... Benarkah? Aku mencintainya? Iya. Kurasa aku mencintainya.

Tidak! Ini perasaan yang salah. Aku tidak boleh mencintainya. Kuulangi, TIDAK BOLEH.


Tapi... Apa benar aku salah? Apa mencintai seseorang perbuatan yang salah? Apa aku salah mencintai yang tidak mencintaiku? Apa aku salah?


Kurasa tidak.


Tapi... Mengapa kini kau menghindariku?
Mengapa kini kau seakan tak lagi mengenalku?
Mengapa kini kau menatapku seakan aku adalah manusia terkotor yang pernah kau lihat?
Mengapa kini kau melupakan semua? Tentangku. Tentang kita sebagai adik-kakak.


Apa ini semua karena perasaan ini? Perasaan aneh ini?

Baiklah... Aku menyadari bahwa ini semua salahku. Salah perasaanku.
Maafkan aku atas perasaan ini. 

Kumohon... kembalilah seperti dulu,ka. Aku merindukan dirimu yang menanggapi semua candaanku. Aku merindukan dirimu yang memanggilku dengan sebutan "Adek gue". Aku merindukannya. AKU MERINDUKANMU YANG DULU.


Namun, aku menyadari kalau kau tak akan pernah kembali seperti dulu lagi. Ya, Tak akan pernah.


Bantu aku melupakan perasaan ini.
Bantu aku untuk berhenti mengharapkanmu.
Bantu aku untuk tidak selalu terpuruk karenamu ka.
Bantu aku untuk dapat melakukan hal yang sama sepertimu, Melupakan dan tidak saling mengenal(lagi).

Pergi jika memang kau ingin pergi. Aku coba untuk tidak merindukan semua yang dulu.

Tidak. Aku tidak membencimu. Aku hanya tidak ingin merasakan sakit yang amat sangat karena perasaan ini.

Iya, perasaan ini. Perasaan yang salah...






Monday, 17 March 2014

Tak Lagi Sama (Sampai ku menutup mata.)

Hoammm... Aku terbangun di pagi yang cerah ini. Yeay!! Akhirnya aku masuk SMA!! Aku diterima di salah satu SMA Negeri yang tidak jauh dari rumahku setelah pontang panting ribet mencari sekolah karena jumlah Nem ku yang relatif rendah.

Aku berangkat ke sekolah dengan seragam SMP dan bergabung dengan teman-teman baruku setibanya ku di sekolah. Oiyaa.. Perkenalkan namaku Clarissa Patricia Andova Rossy, panjang yaa? hehe.. Aku biasa dipanggil Clare atau Dova.

Pada masa orientasi aku masuk di Ruang Jeruk, teman-temanku di ruang jeruk itu... emm... yaa lumayan seru tapi... sepi banget-,- banyak yang malu pula-_- agak bete ya hehe...

***

3 Hari aku menjalani masa orientasi dan akhirnya aku memakai seragam putih abu-abuku di hari pertama masuk sekolah dan resmi menjadi siswi di SMA ku dan akan ikut belajar efektif :).

Setelah masa orientasi selesai, ternyata kami, anak-anak baru tidak langsung mengikuti belajar efektif di kelas masing-masing. Kami mengikuti acara Training Motivasi yang diadakan oleh sekolah. Seluruh siswa kelas 10 dikumpulkan dalam satu ruangan. Pada saat Training Motivasi berlangsung, aku melihat sosok yang menarik perhatianku. Sosok laki-laki yang tampan dan ahh yaa.. aku rasa aku memiliki ketertarikan lebih terhadapnya. Hey Dova! Kamu baru saja melihatnya, bahkan namanya saja kamu tidak tahu! Ahh sudahlah lupakan!

Dari hari ke hari entah kenapa aku makin penasaran dengan sosok itu. Aku berusaha mencari informasi tentang dirinya dan yang aku tahu namanya adalah Arial Dovi Kamil. Kenapa namanya hampir sama denganku? Dova-Dovi?

Aku pun membuka jejaring sosial favorit ku, Twitter. Aku mencoba mencari akun twitternya dan..... ketemu!! Akhirnya aku follow dan minta follback haha.. *baladaanaktwitter.

"@clarissa_dova11 : Hey @ArialDoviKamil10 follback ya thanks :)" dan 1 jam kemudian.... "@ArialDoviKamil10 : Hey udah di follback ya.. salam kenal :) @clarissa_dova11"

aaaa... seneng banget sumpahhhh!!! Akhirnya aku dan dia saling berkirim pesan lewat Direct Message sampai akhirnya dia minta nomor handphoneku. Sejak saat itu 'pdkt' kami berlanjut melalui sms dan aku tahu bahwa dovi baru putus dari pacarnya dan masih belum bisa move on :') hiks..

***

"Dov! Lu lagi deket sama si Dovi ya?" tanya Nabila, sahabatku sejak masa orientasi. "Hehe iyaa.. kenapa?" Jawabku. "Emm.. gapapa kok. Nanti kalo udah jadian bagi PJ yaaa :p" ledeknya. "Apaansih lu-__-" Ujarku jengkel.

1 bulan lebih aku menjalani 'pdkt' dengan Dovi dan sering mendapat ejekan dari teman-teman karena kelamaan pdkt-_-

Tanggal 13 Agustus 2013. Aku terbangun tepat jam 5 pagi karena mendengar salah satu lagu 1D penanda dering telepon berbunyi di handphoneku.
"Hallo Assalamualaikum.." Sapaku pada suara disebarang sana.
"Waalaikumsalam. Dovi ganggu ya?" Jawabnya. Wait!! Dovi? Ini beneran Dovi? Ngapain dia nelpon aku pagi-pagi gini?._.
"Engga kok. Ada apa Dov?" Tanyaku.
"Emm gini.. Dovi cuma mau bilang, Dova mau ga jadi pacar Dovi?"
"Ha?" Tanyaku tidak percaya.
"Iyaa.. mau ga?" Tanyaku lagi.
"Emm.. Iya Dova mau." Jawabku malu-malu.
"Beneran Dov?"
"Iyaaa Doviii.."
"Asikk pacarannnnn:p" Kata Dovi girang. Aku hanya tertawa dengan suasana hati yang berbunga. 

Terimakasih Tuhan.. Buatlah hubungan ini menjadi yang terbaik dan yang terakhir untukku dan untuknya...

***

1 bulan kami menjalani hubungan dan masih terasa manis. 2 bulan kami menjalin hubungan masih terasa manis juga. menjelang 3 bulan mulai banyak terjadi pertengkaran-pertengkaran kecil,sepele dan tidak jelas apa penyebabnya. Pernah pada suatu saat...

"Kamu tuh , gabisa dipercaya Dov!" Ucapnya yang marah tiba-tiba.
"Loh? Kamu kenapa? Aku salah apa?" Tanyaku heran.
"Pikir sendiri!" Jawabnya dan langsung meninggalkanku di sekolah tanpa menoleh kepadaku.

Sampai dirumah, aku mencoba menghubunginya. Namun tak ada satupun yang digubrisnya. Aku sama sekali tidak mengerti apa salahku. Sampai pada akhirnya aku mengetahui bahwa Dovi cemburu karena aku satu kelompok dengan laki-laki. Dia memang tidak menyukai aku dekat dengan laki-laki manapun, sekalipun itu sahabatku.

Ada salah satu teman SMP ku yang bilang kalau aku dan laki-laki itu punya hubungan lebih selain teman, dan Dovi percaya dengan semua fitnah itu. Aku berusaha meyakinkannya bahwa aku tidak ada hubungan apa-apa dengan temanku itu. Tapi Dovi tetap bersikeras bahwa aku salah.

Keesokan harinya, aku pergi menemui Dovi yang sedang ada kegiatan di sekolah. Aku mencoba berbicara dengannya tapi tatapan dan sikapnya yang sangat dingin membuatku takut.
"Dov, dipanggil Dova tuh." Panggil temanku dan Dovi menjawab,
"Bodo!"
"Parah lu. Kasian Dova." Ucap temanku lagi. Dan lagi-lagi Dovi menjawab,
"Bodo."
Dovi beranjak dari duduknya dan ingin pergi tapi tanganku segera mencegahnya.
"Dov, aku minta maaf. Aku gaada apa-apa sama dia. Kamu jangan percaya gitu aja sama omongan orang lain. Aku mohon maafin aku." Aku menggenggam tangannya dengan gemetar dan sambil meneteskan air mata. Dan Dovi hanya menjawab,
"Yaudah iya." Lalu menghempaskan tanganku dan pergi begitu saja.
Aku pasrah. Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan agar Dovi memaafkanku. Dirinya yang keras kepala dan selalu ingin menang membuatku selalu mengalah.
***

Semua kejadian manis dalam hubungan ini aku rasa sudah habis masa berlakunya. Kini tinggal semua kejadian pahit yang selalu terjadi. Mulai dari pertengkaran yang lebih sering terjadi, Dovi yang sudah jarang mengirimiku pesan singkat dan selalu aku yang memulai, ditambah lagi satu kejadian yang membuatku sakit hati luar biasa.

Sekolahku mengadakan karya wisata sekaligus perkemahan di luar kota, namun tidak semua siswa ikut karena keterbatasan biaya dan kepentingan belajar di sekolah. Aku tidak mengikuti acara tersebut karena banyak ulangan harian yang bertepatan dengan kegiatan acara itu. Namun Dovi mengikutinya, ingin menambah pengalaman katanya.

Kurang lebih 10 hari Dovi pergi dan jarang sekali memberiku kabar. Entah apa yang dilakukannya diluar sana. Semoga tidak mengarah kepada 'bahagia dengan yang lain'.

10 hari berlalu dan akhirnya Dovi pulang. Aku senang dapat melihat wajahnya lagi. Berlebihan memang, tapi itu yang namanya rindu. Tapi... setelah pulang dari acara itu aku merasakan sesuatu yang beda dari dirinya. Dia lebih sering berkumpul dengan orang-orang yang waktu itu ikut pergi dan mengabaikanku. Semua tweetnya pun seperti orang yang sedang jatuh cinta (lagi). Apa jangan-jangan dia memang sedang jatuh cinta lagi?

Aku mencoba mencari informasi tentang apa saja yang dilakukan Dovi selama disana dan ternyata benar. Dovi melakukan hal yang sangat aku khawatirkan. Menurut informasi yang aku dapat, Dovi sering sekali bercanda dan dekat dengan salah satu teman sekolahku yang juga ikut acara itu.

Pernah pada saat aku sedang duduk di depan Dovi dan perempuan yang 'menurut informasi' adalah perempuan yang ditaksir Dovi yang namanya Andina Prisilla lewat, mata Dovi tak berkedip dan selalu memandang cewe itu tanpa sedikitpun sadar bahwa aku ada di depannya. Dan mulai saat itu, aku menyimpan semua rasa sedih,nyesek,kesel,dan marah ku sendirian. Aku tidak mau mengungkit ini, karena aku tidak mau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam hubunganku. Dovi tidak pernah mengetahui bahwa aku tau apa yang sebenarnya terjadi, makanya ia terlihat sangat tenang dan seperti tidak bersalah.

***

Mulai dari situ banyak sekali pikiran yang menggerayangi pikiranku sampai aku jatuh sakit dan dokter mengatakan penyakitku bukanlah penyakit yang main-main.

Aku mengeluhkan rasa sakitku kepada Dovi,
"Dov, kepala aku kok sakit banget ya.." Keluhku.
"Kenapa emang?" Tanyanya.
"Gatau nih.. sakit banget daritadi.." Jawabku.
"Ohh.." Responnya. 

Hanya Oh Dov? Hanya Oh? Ya Tuhan.. Apa memang aku tidak lagi penting baginya?

Aku merasakan diriku akan pergi tidak lama lagi karena penyakitku. Aku pun mengajak Dovi pergi untuk sekedar lari pagi. Di tempat lari pagi aku benar-benar diabaikan.

"Dov, kamu pergi berdua kan sama aku?" Tanyaku.
"Iya." Jawabnya singkat.
"Emm.. kita foto yuk?" Pintaku.
"Engga ah. Males." Tolaknya.
"Hmm yaudah. Kita istirahat dulu ya disini?" Pintaku lagi.
"Engga, gue masih mau lari." Tolaknya lagi.
"Tapi aku capek."
"Ribet ye! Yaudah gue mau lari." Bentaknya dan pergi meninggalkan aku yang terpaku duduk tak percaya baru saja dibentak oleh orang yang awal kenalan sangat lembut.

Yang aku inginkan saat itu adalah menangis, tetapi kondisi tempat tidak memungkinkan. Akhirnya aku menyusul Dovi yang sudah sangat jauh. Dengan nafas yang terengal dan dipaksa aku tetap menyusulnya.

"Lama banget sih lu!" Ucapnya marah, setibanya aku di tempat dia duduk.
"Maaf tadi aku beneran capek banget."
"Oh."
"Dov, aku iri deh ngeliat orang yang pacaran lari paginya beriringan, sebelahan, saling tunggu, trus foto bareng. Kapan ya aku bisa gitu sama kamu? :')" Ucapku sambil menahan air mata.
"Au."
"Hmm.. Aku capek. Kita pulang yuk?"
"Ah lu mah capek mulu ye! Yang ngajak kesini siapa?"
"Aku, tapi..."
"Nah yaudah diem gausah bawel."
"Tapi Dov, kepala aku pusing banget, kamu ga liat aku udah pucet?"
"Over lebay!"
"Astaghfirullah.. Kenapa aku selalu salah sih? Yaudah aku pulang duluan. Kamu hati-hati disini." Aku pergi ninggalin Dovi dan pulang kerumah. Sesampainya dirumah aku langsung mengalami kejadian yang tak pernah kukira sebelumnya.

Aku mengalami sakit kepala yang luar biasa, dan tak lama kemudian hidungku mengeluarkan darah segar badanku mengeluarkan keringat dingin dan akhirnya semua....... gelap.

***

Aku terbangun di ruangan putih dan banyak sekali orang berjas putih di ruangan tersebut. Dokter menyadari bahwa diriku sudah siuman dan memeriksaku dengan berbagai peralatannya. Aku dipindahkan ke ruang perawatan. Aku segera meminta handphoneku yang dipegang oleh bunda. Ternyata tidak ada satupun pesan dari Dovi. Apa dia tidak mengetahui keadaanku yang sebentar lagi mungkin akan pergi?

Aku mulai mengetik sebuah pesan kepada temanku, aku menganggapnya pesan perpisahan.

Kasih tau yang lain yaa.. Gue minta maaf kalo ada salah kata,perbuatan atau apapun yang bikin mereka sakit hati. Gue sayang sama mereka. Kalo gue udah gaada jangan nangisin gue ya. Kalian boleh nangis, tapi sehari aja. Dan inget setelah jasad gue dikubur, kalian semua gaboleh sedih, harus kembali seperti semula. Gausah mikirin gue. Anggep aja kalian ga pernah kenal sama gue. 
Bilang Dia juga, gue sayang sama dia. Gue ngerasa semua yang kita jalanin ini udah ga sama kaya dulu. Lu lebih cuek sama gue, lu gapernah menghargai keberadaan gue, lu selalu nganggep gue salah, lu selalu jadiin gue pelampiasan kekesalan lu, tapi apa yang gue lakuin? Gue sabar. Lu tau kenapa gue sabar? Karena gue sayang sama lu dan gue bertahan sampai gue menutup mata sebentar lagi. Gue sayang sama lu. Semoga wanita setelah gue yang beruntung dapet kasih sayang lu ga berakhir kaya gue juga ya :') Gue kangen lu panggil bawel, gue kangen lu panggil sayangku, gue kangen lu panggil cintaku, gue kangen lu panggil jelek, gue kangen semuanya yang dulu. Tapi.. gue ga bakal ngerasain itu lagi, karena gue harus segera pulang. Gue udah cape disini. Baik-baik ya disini. Gue sayang lu, gue sayang kalian... :')

Setelah kukirim pesan itu, aku menatap ayah dan bundaku.
"Ayah,Ibu. Maafin aku ya selama ini aku belum bisa jadi anak yang baik. Aku harus pergi. Aku pulang yaa.. aku sayang Ayah. Aku sayang Ibu :')"

Setelah mengucapkan itu, aku menghembuskan nafas panjang untuk terakhir kalinya. Mataku tertutup dan bibirku mengatup senyum tipis.

Selamat tinggal semua...

Thursday, 13 February 2014

Valentine's Day??

Sebelumnya salam semangat!! Ini bulan Februari dan gue baru ulang tahun tanggal 11 kemarin yuhuu~ *Oke stop abaikan.*

Bulan Februari emang dikenal sebagai bulan yang penuhhh dengan kasih sayang.. *cieee.. Nah ada satu tanggal di bulan ini yang ditetapkan sebagai hari kasih sayang, tanggal berapa coba tebak?? Yap! 14 Februari dikenal sebagai hari kasih sayang atau biasa disebut "VALENTINE". Biasanya di hari Valentine banyak orang yang memberikan hadiah kepada pasangannya seperti boneka,bunga ataupun coklat. But guys, apakah kalian mengetahui asal-usul Valentine's Day? Yuk kita bahas :)


Tanggal 14 Februari merupakan peringatan terhadap dihukum matinya Santo Valentinus, seorang pendeta katolik yang memperjuangkan cinta orang lain dan mempertahankan keyakinannya. Singkat ceritanya begini, St. Valentinus hidup di kerajaan yang dipimpin oleh Kaisar Cladius II yang terkenal kejam. Ambisi besar Cladius untuk dapat membuat sebuah pasukan militer membuat ia melakukan hal yang sedikit 'diluar batas'. Menurutnya, jika pada zaman itu para pria tidak menikah maka ia akan berhasil membujuk kaum pria untuk dapat bergabung menjadi pasukan militernya, ia pun melarang adanya pernikahan pada zaman itu. Namun St. Valentinus tidak setuju dan menentang rencana Cladius tersebut, ia tetap menjalankan tugasnya sebagai pendeta dan memberkati setiap pasangan yang ingin menikah, sampai pada suatu malam ia tertangkap sedang memberkati pernikahan sepasang muda-mudi dan segera dijatuhkan ke penjara lalu dihukum mati dengan dipenggal kepalanya. Kejadian tersebut menjadikannya sebagai pahlawan dalam memperjuangan cinta beberapa orang pada zaman itu.

Agama Katolik yang mulai berkembang pada saat itu mensiasati untuk mencari pengganti Dewa Kasih Sayang (Lupercus) dan memutuskan St. Valentinus sebagai pengganti Lupercus. Pada tahun 494 M, Paus Gelasius I mengganti upacara Lupercaria yang biasa dilaksanakan tanggal 15 Februari menjadi 14 Februari yang bertepatan dengan tanggal matinya St. Valentinus.

Nah.. Valentine itu dilarang dalam islam, tau ga kenapa?

"Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk kaum tersebut." Begitulah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi.

Allah SWT sendiri di dalam Al-Quran surat Al Maidah ayat 51 melarang umat islam untuk meniru-niru atau meneladani kaum Yahudi dan Nasrani, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian mereka yang lain. Barangsiapa diantar kamu yang mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim." Waallahu'alam Bishawab..

Tapi.. Bagi kita yang muslim harus menghargai tradisi umat agama lain yaa :) Yang pasti Valentine is not our culture :) Post ini untuk sekedar info, tidak bermaksud untuk menyinggung dan lain sebagainya :)

Salam damai kawan-kawan :D

@cahya_puteri11

Friday, 7 February 2014

Hey Haters ;)

Haters.. Yes! Lu tau haters? Itulohhh yang kerjaannya ngurusin hidup orang tapi hidupnya sendiri belom bener.

Haha kadang suka miris ya kalo tau ada orang kaya gitu. Ngapain coba ngurusin hidup orang, kaya hidupnya ga menarik aja.

Nih ya kerjaan haters :
1. Ikut campur urusan orang, padahal gaada sama sekali sangkut pautnya sama dia.
2. Kerjaannya nyindiiiiiiiiirrrr aja. Baik secara langsung maupun di media sosial lainnya.
3. Selalu nyari-nyari kesalahan orang untuk disebarin ke orang lain.
4. Selalu ngungkit-ngungkit masalah seseorang untuk di ceritain ke orang lain.
5. Suka ngarang-ngarang cerita soal orang yang dibenci.
6. menghalalkan segala cara untuk ngerebut apa yang jadi milik orang yang dibenci.
Dan masih banyak lagi kerjaan haters yang mungkin lu semua udah tau.

Tapi yaa... seorang haters itu adalah PENGECUT! Gue ulangin ya PENGECUT. PENGECUT! sekali lagi biar lu makin paham. Kenapa gue bilang seorang haters itu pengecut? Coba deh lu perhatiin kalo ada orang nyindir-nyindir dan yang disindir itu peka ketika dia ditanya pasti jawabnya, "Dih Geer banget lu, orang gue ga nyindir lu kok." atau "Yee kepedean banget sih, siapa juga yang nyindir lu." dan setelah itu mereka akan melanjutkan sindirannya dengan kata-kata, "Geer banget haha." atau "Pengen banget apa disindir? jelas jelas bukan nyindir lu!" Sumpah yaa ketauan banget kan takutnya, ditegor sama orang yang bersangkutan langsung malah gamau ngaku haha! Cuma berani di media sosial aja sih, mentalnya mental ADM wkwk! (Ini menurut gue loh yaaa hehe._.v)

Nah kalo misalnya lu banyak haters itu berarti hidup lu terlalu menarik buat haters haters lu itu, jadi mereka selalu mengupas tuntas kehidupan lu untuk dijadiin bahan omongan dan bahan sindirannya di twitter ataupun di tempat-tempat lain.

HATERS = FANS YANG TERTUNDA , HATERS = Orang yang ikhlas ngurusin hidup kita tanpa disuruh dan digaji. Kita sebenernya harus berterimakasih dengan munculnya haters-haters kurang kerjaan di sekitar kita, karena dari mereka kita belajar untuk menjalani kehidupan lebih baik, mengintropeksi diri sendiri setiap harinya supaya haters haters yang tidak dikehendaki menjauh dan cepet sadar dengan kelakuan mereka yang kurang kerjaan itu.

Semakin banyak haters, semakin banyak yang ngejudge kita, semakin kita famous ;) ambil positifnya ajaa... Ya ngga?

Buat kalian para haters, coba berkaca pada diri anda sendiri, sudah sempurnakah anda sehingga dengan semena-mena menilai orang lain dengan celoteh-celoteh tidak bermutu itu?
Jangan suka ngejudge orang kalo diri sendiri belom bener, kalian merasa sempurna? Tuhan kali ah sempurna haha!
Gausah sirik sama kehidupan orang lain, banyak yang menarik dalam hidup lu. Yang berhak menilai seseorang adalah dirinya sendiri, karena yang tau tentang diri dan hidupnya itu cuma dia dan Tuhan, so.. lu ga berhak ngejudge mereka dengan kata-kata pedes ga berguna itu;) Kalo benci sama orang ya sendirian aja, gausah ngajak-ngajak orang lain untuk ngebenci apa yang lu benci juga dong;;) Nanti dosa lohh ngajak-ngajak orang buat musuhin orang yang lu benci haha! Tiati karma yaaaaaaa;)

By the way, Haters itu muncul karena mungkin kita terlalu cantik,ganteng,sukses,pinter, dan banyak temen, atau dari kebiasaan mereka yang bisanya cuma ngomongin orang dari belakang aja. Emang gapenting banget kan kerjaannya? ckck..

But Guys... cara bijak menghadapi haters adalah dengan cara membalas semua KEJAHATAN mereka dengan KEBAIKAN kita, kalo kita ngadepinnya secara baik-baik dan ga kepancing emosi pasti haters itu malu dan capek sendiri karena kita gabisa marah dan kesel akibat gangguan gangguan gajelas mereka.

Hadapi haters dengan senyuman, kalo dia ngata-ngatain lu bales sama pujian yang bikin dia terbang hoho;3
THANKS TO YOU HATERS :)



*Yangtersinggungkalobacainiberartihatersyangsukangelakuinkerjaan-kerjaanyangudahguetulishehehehe=)* Ini cuma pendapat gue mengenai haters menurut pengalaman dan hasil-hasil survey.-. engga deh,bukan hasil survey hehe._. Kalo tersinggung ya maap maap aja ya:) -@cahya_puteri11

Tuesday, 21 January 2014

Isi dalam Doaku (Kamu)

Di setiap doaku, selalu ada satu nama.
Satu nama selain nama orang tua dan adik-adikku.
Namamu... Iya, namamu.

Entah mengapa, di setiap doaku aku enggan untuk mendoakan diriku sendiri terlebih dahulu. Selalu namamu yang aku ucap terlebih dahulu dalam doaku setelah kuucap doa untuk keluargaku.

Aku tidak pernah peduli apakah aku juga menjadi sebagian kecil isi dalam doamu atau tidak. Aku hanya ingin kamu tetap mengingatku walaupun kamu tidak pernah mengucap namaku dengan iringan doa ketika kamu menengadahkan kedua tanganmu kepadaNya.

Tidak hanya namamu yang aku ucap, semua harapan-harapan terbaik untukmu juga ikut menjadi isi dalam doaku. Tidak muluk doa yang aku ucap, aku hanya ingin kamu sehat,sukses,selalu dalam kebahagiaan,dan tetap menjadi pribadi yang baik.

Hanya doa yang dapat aku berikan untukmu selain rasa cinta dan sayangku. Dimanapun dan bagaimanapun kamu, kamu akan selalu menjadi isi dalam doa-doaku.. :')

Sunday, 19 January 2014

#KalauAkuUdahGaada

Kalau Aku Udah Gaada, apa kamu masih tetap mengingatku?
Kalau Aku Udah Gaada, apa aku masih tetap ada dihatimu?
Kalau Aku Udah Gaada, apa kau masih tetap mengingatku sebagai orang yang selalu salah?
Kalau Aku Udah Gaada, apa kau mau memaafkan semua kesalahanku?
Kalau Aku Udah Gaada, apa rasa sayang itu masih akan ada?

Untuk kamu.Aku sayang kamu. Maaf atas semua kesalahanku. Maaf atas diriku yang tidak pernah bisa menjadi apa yang kamu inginkan. Maaf telah merepotkanmu. Maaf telah membuatmu malu karena mempunyai kekasih yang penuh kekurangan seperti diriku. Maaf jika aku menjadi penghalang dirimu untuk dapat mencintai yang lain. Maafkan aku yang tidak sempurna. Maafkan aku..Maaf.. Aku sayang kamu sampai kapanpun itu.

Doaku untukmu : "Yaallah.. Jaga dia untukku. Berikan ia wanita terbaik untuk menjadi pengganti diriku bila aku sudah pergi dari dunia ini. Yaallah.. Beri dia wanita yang sholehah dan patuh padanya. Beri dia kesehatan selalu, jauhkan ia dari penyakit baik yang ringan maupun yang berat yaallah. Aku ingin semua yang terbaik untuknya. Aku ingin dia bahagia dalam hidupnya. Bahagiakan ia dan keluarganya yaallah.."


Untuk kalian teman-temanku. Aku sayang Kalian. Maaf atas semua kesalahanku selama ini. Maaf telah merepotkan kalian selama aku ada disini. Maafkan aku teman-teman. Aku sayang kalian.

Doaku untuk kalian : "Yaallah. Jauhkan semua teman-temanku dari marabahaya dan penyakit. Dekatkanlah mereka pada kesuksesan. Aku ingin yang terbaik untuk mereka yaallah. Bahagiakan mereka dan keluarganya yaallah.."


Untuk Ayah,Ibu,Kakak dan Adikku. Aku sayang kalian. Maafkan aku jika aku tidak bisa menjadi anak yang baik untukmu ayah,ibu. Maafkan aku jika aku tidak bisa menjadi adik yang baik untukmu, ka. Maafkan aku jika aku tidak bisa menjadi kakak yang baik untukmu, dek. Maafkan aku. Aku sayang kalian.

Doaku untuk kalian : "Yaallah.. Jaga keluargaku untukku. Jauhkan keluargaku dari semua marabahaya. Jauhkan keluargaku dari penyakit. Aku ingin yang terbaik untuk keluargaku yaallah.."


Untuk semua pembenciku. Terimakasih karena kalian telah ada di sisiku untuk mencibirku. Aku bahagia ada yang lebih memperhatikanku. Aku banyak belajar dari kalian sehingga aku dapat memperbaiki diriku menjadi jauh lebih baik. Terimakasih.

Doaku untuk kalian : "Yaallah.. Terimakasih engkau telah menghadirkan orang-orang yang benci kepadaku. Berilah mereka kebahagiaan sehingga tidak lagi mencibir hidup yang lain yaallah.."


Terimakasih kepada semua orang yang telah ada di dalam hidupku :) Kalau aku udah gaada, Kita bertemu disana nanti :) Terimakasih atas semua rasa sakit yang kalian berikan, aku banyak belajar dari kalian semua :) Aku Sayang Kalian Semua :)