#top-social-profiles{height:42px;text-align:right}#top-social-profiles img{margin:0 6px 0 0px !important} #top-social-profiles img:hover{opacity:0.8} #top-social-profiles .widget-container{background:none;padding:0;border:0} .social-profiles-widget img{margin:0 6px 0 0} .social-profiles-widget img:hover{opacity:0.8}

Total Pageviews

Friday, 30 May 2014

Just shut up if you don't know about something

Hi! Kalian pasti punya idola dong ya? Sama gue juga. Gue lope sampe mentok sama One Direction a.k.a Directioners. Ada yang sama kaya gue? Yeay highfive!!

Nah kalian pasti pernah ngalamin yang namanya di judge abis abisan sama temen temen yang gasuka sama idola kita, kalian juga pasti pernah ngalamin idola kalian diterpa kabar ga bagus trus temen temen kalian tahu dan itu semua dibahas terus menerus sekaligus ngejelekin idola kita. Itu juga yang gue rasain.

Sebenernya ini bukan curhat-_- ini cuma "berbagi pengalaman"

Well.. something yang gue maksud di judul itu adalah Idola kita, siapapun itu. Tapi karna disini gue directioners, jadi spesifik kepada One Direction. Nah post ini sih lebih ditujukan kepada manusia manusia yang pandai bicara (re : judge) soal idola orang orang yang sama sekali mereka gatau asal usul hidupnya dan kebenaran berbagai gosipnya yang beredar di media massa.

Oke let's start!

First. Banyak temen gue yang gasuka sama 1D terutama Zayn Malik dan selalu deh mereka bilang "Zayn islam kan? Kok banyak tattonya? Haha islam ktp"
Omg hellowwww~ Zayn itu beda kehidupannya sama kita, beda disini adalah kebudayaan dan gaya hidup. Ya emang dalam islam tatto itu dilarang, tapi seengganya Zayn masih menjalankan kewajibannya sebagai muslim. Kalian gatau kan kalo Zayn itu tetep puasa walaupun lagi konser? Kalian gatau kan kalo Zayn itu suka ngisi waktu luang dengan baca Al-Qur'an? Kalian gatau kan kalo Zayn itu ikut X-Factor dan terjun di dunia hiburan itu untuk ngebuktiin sama dunia kalo islam itu berbakat dan bisa mendunia,dan yang terpenting bukan teroris! Itu yang Zayn lakuin dan kalian para haters tetep ngejudge asal seorang Zayn Malik? Huft..

Second. Banyak banget yang ngejudge 1D karna love life mereka yang terexpose. Dan para haters pun berkata, "Ciuman di depan kamera gitu, emang ga malu apa?"
Yaelahhhhhh... mereka ada di Eropa men, hampir semua couple disana itu menganggap hal kaya gitu adalah sesuatu yang wajar. Sekali lagi ya, BUDAYA BARAT ITU BEDA SAMA BUDAYA TIMUR! Sekarang di Indonesia aja banyak yang begitu. Jadi.. sebelum ngejudge itu coba liat sekeliling kita dulu hehe...

Third. Banyak yang bilang 1D itu gay.
Please banget kali... mereka semua normal guys. Mereka punya girlfriend nya masing-masing. Bahkan Zayn udah enganged dan sebentar lagi nikah. Walaupun Harry dan Niall masih jomblo sama kaya gue :') tapi mereka juga pernah deket sama cewe cewe cantik nan bohay diluar sana. Harry Niall juga pernah pacaran kali.. dan itu juga sama cewe. Sekali lagi ya, They're not gay!

Fourth. Para judger juga berkata 1D hanya mencari kepopuleran.
Dihhh... Mereka suka ngadain charity concert dan Louis juga main di Doncaster Rovers juga untuk amal. Niall juga baru baru ini main bola untuk amal. Itu yang lu bilang cuma nyari tenar?  Haha salah besar kalian semua.

Fifth. Yang lagi seger banget beritanya.  Tentang Zouis yang "katanya" ngeganja-,-
Yaampunnnn.... mereka itu cuma ngerokok dan itu bukan ganja. Kejadian mereka ngerokok itu udah sebulan yang lalu. Dan kalo mereka ngeganja mereka ga bakalan seger kaya sekarang ini. Fyi, seorang pengguna marijuana itu 3 minggu setelah pemakaian bakal ada gangguan di diri mereka. Tapi Zouis? Mereka sehat sehat aja men! Padahal udah 4 minggu yang lalu. So... mereka ga ngeganja ya!

Jadi,buat kalian semua yang ga tahu menahu tentang 1D, jangan ngejudge gitu. Gue yakin kalian juga punya idola dan gaakan pernah rela kalo idolanya di bilang yang engga engga. Jadi we must respect each other :)
Dan untuk para Directioners, kita harus sabar mengahadapi judger judger itu, They just don't know about us girls ;)

#nohate #justrespect #thankyou

Btw, siapa yang besok beli tiket OTRA?? Kita meet up disana ya ;)
Bye~~

Wednesday, 21 May 2014

Moving On

Tiada kusangka... Tak ada tangis saat kau pergi begitu saja...

Mustahil memang jika tak ada rentetan air mata yang turun ketika seseorang baru lepas dari orang yang dicintainya.
Mustahil memang jika seseorang tidak sakit hati dan meratapi seseorang yang dicintai pergi dari sisi,hati dan hidupnya. Bukan, bukan pergi untuk selamanya, tetapi pergi karena ada yang lebih menarik hatinya.
Mustahil memang bagi seorang wanita untuk dapat merelakan sosok pria yang selalu menemaninya.
Hmm.. Semua memang terlihat mustahil.

Tapi...
Mengapa tidak denganku?
Aku memang tak meneteskan sedikitpun air mata ketika kau memutuskan untuk pergi begitu saja.
Aku juga dapat dengan mudah merelakanmu untuk pergi dariku dan bahagia dengan yang lain.
Bahkan, Aku dapat menghirup udara bebas setelah sekian lama tak dapat berkutik bagaikan burung didalam sangkar ketika aku masih bersama denganmu.
Yes, I'm free like a bird now.

Mungkin pernah ku menangis...

Aku memang pernah menangis---bahkan sering--- saat aku masih bersama denganmu. Tak jarang otakku berputar mencari jawaban atas pertanyaanku sendiri, "Mengapa kau hobi melihat dan membuatku menangis?"

Mungkin diriku pernah tersakiti...

Selain menangis, tak jarang juga aku merasakan sakit hati yang amat sangat karena tingkah lakumu. Otakku kembali berputar untuk mencari jawaban atas pertanyaanku (lagi), "Mengapa kau senang sekali membuatku sakit hati?"

Terimakasih kau tlah mendua...

Ah! Ternyata selama ini kau tidak memberikan sepenuh hatimu padaku. Hatimu terbagi dua--bahkan tiga--. Tapi... Aku tak dapat berbuat apa-apa, bertahan adalah sesuatu yang percuma. Aku hanya berterimakasih atas semua Sandiwara Cinta yang kau berikan, ternyata aktingmu lebih baik dari pemain-pemain teater sekolah. Aku bahkan tetap terbuai oleh bujuk rayumu.
Terimakasih kamu... Terimakasih telah mendua...
Hey! Read my sarcasm tone ;)

Namun kini ku kembali... Coba nikmati indahnya dunia...

Aku bukanlah tipe wanita yang terpuruk terlalu lama, memang jika aku menghadapi situasi yang sulit akan banyak jalan pintas yang aku ambil untuk sekedar melepas beban dari semua kekalutanku karenamu.

Tapi kini ku kembali, membuang semua kenangan buruk dan kesedihanku, menyesali setiap tetes air mata yang keluar hanya untukmu.

Tiada lagi bayangan dirimu... Yang slalu mencoba menahanku...

Seperti yang sebelumnya aku katakan, I'm free like a bird. Yap! Sekarang aku bebas untuk melakukan apapun semauku tanpa harus takut ada yang cemburu atau menghalangi. Lain halnya ketika aku masih bersamamu, Ah aku seperti tak bisa berkutik saat ingin melakukan sesuatu. Berpikir terlebih dahulu apakah kamu menyukai apa yang aku sukai? Apakah kamu menyukai apa yang aku lakukan? Apakah kamu tidak cemburu ketika aku lebih memilih hangout dengan teman-temanku?

Cause I'm moving on...

Move on? Sulit memang. Tapi jika ada kemauan untuk lepas dari keterpurukan, move on adalah suatu hal yang mudah. Terpuruk hanya karna seseorang yang tidak lagi menyayangimu, terpuruk hanya karna seseorang yang tidak lagi menaruh perhatiannya padamu, terpuruk hanya karna orang yang telah menyia-nyiakan kasih sayangmu, mengabaikan semua orang yang peduli padamu dan tetap menyendiri meratapi nasib yang ditinggal kekasih.Masih banyak hal yang lebih baik..
Apa pernah terpikir ia juga melakukan hal yang sama sepertimu ketika hubungan kalian berakhir? Aku rasa tidak.

Life must go on.. And I'm moving on ;)

Friday, 2 May 2014

Wrong Feeling

Apa yang kurasa kini semua salah?


Dulu... Aku hanya memberikanmu tatapan tanpa arti.
Dulu... Aku hanya menganggapmu sebagai kakak untukku.
Dulu... Tidak ada situasi dimana jantungku ingin melompat keluar ketika menatapmu.
Dulu... Senyumku hanya senyum biasa dan sama seperti senyum yang aku berikan kepada yang lain.
Dulu..... Ah semua itu dulu!


Kini... Tatapanku penuh arti kepadamu.
Kini... Aku menginginkan kamu bukan sekedar kakak untukku.
Kini... Jantungku selalu ingin melompat keluar ketika pandangan mataku tak sengaja bertemu dengan pandangan matamu.
Kini... Senyumku jauh lebih tulus kepadamu daripada senyum yang aku berikan kepada yang lain.
Kini... Seperti ada ribuan kupu-kupu yang menghinggapi perutku ketika tak sengaja bersentuhan denganmu.
Kini... Aku memiliki rasa yang lebih dari sekedar rasa.

Menyukainya? Tidak. Lebih dari itu.
Menyayanginya? Tidak. Lebih dari itu.
Mencintainya? Emm... entah..

Tapi... Benarkah? Aku mencintainya? Iya. Kurasa aku mencintainya.

Tidak! Ini perasaan yang salah. Aku tidak boleh mencintainya. Kuulangi, TIDAK BOLEH.


Tapi... Apa benar aku salah? Apa mencintai seseorang perbuatan yang salah? Apa aku salah mencintai yang tidak mencintaiku? Apa aku salah?


Kurasa tidak.


Tapi... Mengapa kini kau menghindariku?
Mengapa kini kau seakan tak lagi mengenalku?
Mengapa kini kau menatapku seakan aku adalah manusia terkotor yang pernah kau lihat?
Mengapa kini kau melupakan semua? Tentangku. Tentang kita sebagai adik-kakak.


Apa ini semua karena perasaan ini? Perasaan aneh ini?

Baiklah... Aku menyadari bahwa ini semua salahku. Salah perasaanku.
Maafkan aku atas perasaan ini. 

Kumohon... kembalilah seperti dulu,ka. Aku merindukan dirimu yang menanggapi semua candaanku. Aku merindukan dirimu yang memanggilku dengan sebutan "Adek gue". Aku merindukannya. AKU MERINDUKANMU YANG DULU.


Namun, aku menyadari kalau kau tak akan pernah kembali seperti dulu lagi. Ya, Tak akan pernah.


Bantu aku melupakan perasaan ini.
Bantu aku untuk berhenti mengharapkanmu.
Bantu aku untuk tidak selalu terpuruk karenamu ka.
Bantu aku untuk dapat melakukan hal yang sama sepertimu, Melupakan dan tidak saling mengenal(lagi).

Pergi jika memang kau ingin pergi. Aku coba untuk tidak merindukan semua yang dulu.

Tidak. Aku tidak membencimu. Aku hanya tidak ingin merasakan sakit yang amat sangat karena perasaan ini.

Iya, perasaan ini. Perasaan yang salah...