Di setiap doaku, selalu ada satu nama.
Satu nama selain nama orang tua dan adik-adikku.
Namamu... Iya, namamu.
Entah mengapa, di setiap doaku aku enggan untuk mendoakan diriku sendiri terlebih dahulu. Selalu namamu yang aku ucap terlebih dahulu dalam doaku setelah kuucap doa untuk keluargaku.
Aku tidak pernah peduli apakah aku juga menjadi sebagian kecil isi dalam doamu atau tidak. Aku hanya ingin kamu tetap mengingatku walaupun kamu tidak pernah mengucap namaku dengan iringan doa ketika kamu menengadahkan kedua tanganmu kepadaNya.
Tidak hanya namamu yang aku ucap, semua harapan-harapan terbaik untukmu juga ikut menjadi isi dalam doaku. Tidak muluk doa yang aku ucap, aku hanya ingin kamu sehat,sukses,selalu dalam kebahagiaan,dan tetap menjadi pribadi yang baik.
Hanya doa yang dapat aku berikan untukmu selain rasa cinta dan sayangku. Dimanapun dan bagaimanapun kamu, kamu akan selalu menjadi isi dalam doa-doaku.. :')
No comments:
Post a Comment