Aku tahu, cinta memang tak seharusnya menuntut balas, cinta memang seharusnya tak mengharapkan dicintai balik sebagai imbalan, cinta memang hanya mengutamakan ketulusan dan tak diperkenankan menuntut balas?
Tapi... Dapatkah kau lihat diriku? Lihat ketulusanku? Lihat bagaimana aku mencintaimu?
Tak tergerakah hatimu untuk memberikan sebuah kesempatan untukku mencurahkan semua cinta yang ada?
Apakah tidak ada?
Mungkin sudah seharusnya sejak dulu aku sadari,
Cinta yang ada hanyalah sia-sia...
Cinta yang ku berikan memanglah tak ada arti...
Cinta ini tak layak untuk kau sambut...
Tak layak untuk kau balas...
Tak layak untuk merasakan hangatnya cintamu...
Namun, biarkanlah aku mengagumi dalam sunyi.
Biarkan aku mencintaimu dalam diam.
Biarkan aku tetap menunggu hatimu menyambut diriku walau kurasa tak mungkin.
Sungguh, mencintaimu adalah bahagia untukku walau mungkin menjadi sebuah petaka bagimu.
Tak apa jika aku dan perasaan ini diabaikan, tak apa jika kau tak pernah bersedia memberikanku sedikit ruang untuk mengisi relung hatimu. Sungguh, tak apa kurasa.
Melihatmu tersenyum walau bukan untukku.
Melihatmu tertawa walau bukan karenaku.
Melihat semua hasil tarian jari jemarimu diatas keyboard yang kau publikasikan walau bukan ditujukan untukku.
Melihatmu bahagia bersamanya.
Aku bahagia melihat itu semua, sungguh bahagia.

No comments:
Post a Comment