Dulu... Aku hanya memberikanmu tatapan tanpa arti.
Dulu... Aku hanya menganggapmu sebagai kakak untukku.
Dulu... Tidak ada situasi dimana jantungku ingin melompat keluar ketika menatapmu.
Dulu... Senyumku hanya senyum biasa dan sama seperti senyum yang aku berikan kepada yang lain.
Dulu..... Ah semua itu dulu!
Kini... Tatapanku penuh arti kepadamu.
Kini... Aku menginginkan kamu bukan sekedar kakak untukku.
Kini... Jantungku selalu ingin melompat keluar ketika pandangan mataku tak sengaja bertemu dengan pandangan matamu.
Kini... Senyumku jauh lebih tulus kepadamu daripada senyum yang aku berikan kepada yang lain.
Kini... Seperti ada ribuan kupu-kupu yang menghinggapi perutku ketika tak sengaja bersentuhan denganmu.
Kini... Aku memiliki rasa yang lebih dari sekedar rasa.
Menyukainya? Tidak. Lebih dari itu.
Menyayanginya? Tidak. Lebih dari itu.
Mencintainya? Emm... entah..
Tapi... Benarkah? Aku mencintainya? Iya. Kurasa aku mencintainya.
Tidak! Ini perasaan yang salah. Aku tidak boleh mencintainya. Kuulangi, TIDAK BOLEH.
Tapi... Apa benar aku salah? Apa mencintai seseorang perbuatan yang salah? Apa aku salah mencintai yang tidak mencintaiku? Apa aku salah?
Kurasa tidak.
Tapi... Mengapa kini kau menghindariku?
Mengapa kini kau seakan tak lagi mengenalku?
Mengapa kini kau menatapku seakan aku adalah manusia terkotor yang pernah kau lihat?
Mengapa kini kau melupakan semua? Tentangku. Tentang kita sebagai adik-kakak.
Apa ini semua karena perasaan ini? Perasaan aneh ini?
Baiklah... Aku menyadari bahwa ini semua salahku. Salah perasaanku.
Maafkan aku atas perasaan ini.
Kumohon... kembalilah seperti dulu,ka. Aku merindukan dirimu yang menanggapi semua candaanku. Aku merindukan dirimu yang memanggilku dengan sebutan "Adek gue". Aku merindukannya. AKU MERINDUKANMU YANG DULU.
Namun, aku menyadari kalau kau tak akan pernah kembali seperti dulu lagi. Ya, Tak akan pernah.
Bantu aku melupakan perasaan ini.
Bantu aku untuk berhenti mengharapkanmu.
Bantu aku untuk tidak selalu terpuruk karenamu ka.
Bantu aku untuk dapat melakukan hal yang sama sepertimu, Melupakan dan tidak saling mengenal(lagi).
Pergi jika memang kau ingin pergi. Aku coba untuk tidak merindukan semua yang dulu.
Tidak. Aku tidak membencimu. Aku hanya tidak ingin merasakan sakit yang amat sangat karena perasaan ini.

No comments:
Post a Comment